<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457</id><updated>2011-08-03T12:27:59.202-07:00</updated><title type='text'>tkj2</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-4340018004887025905</id><published>2010-03-02T21:54:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T21:55:42.997-08:00</updated><title type='text'>OSI LAYER</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan &lt;a class="mw-redirect" title="International Organization for Standardization" href="http://id.wikipedia.org/wiki/International_Organization_for_Standardization"&gt;International Organization for Standardization&lt;/a&gt; (ISO) di &lt;a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a title="1977" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1977"&gt;1977&lt;/a&gt;. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).&lt;br /&gt;Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak &lt;a class="mw-redirect" title="Protokol jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_jaringan"&gt;protokol jaringan&lt;/a&gt; yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.&lt;br /&gt;Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan &lt;a class="mw-redirect" title="Protokol jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_jaringan"&gt;protokol-protokol jaringan&lt;/a&gt;, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:&lt;br /&gt;Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan &lt;a class="mw-redirect" title="DARPA Reference Model" href="http://id.wikipedia.org/wiki/DARPA_Reference_Model"&gt;model referensi DARPA (Model Internet)&lt;/a&gt; yang dikembangkan oleh &lt;a title="Internet Engineering Task Force" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Engineering_Task_Force"&gt;Internet Engineering Task Force (IETF)&lt;/a&gt;, sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.&lt;br /&gt;Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.&lt;br /&gt;Pertumbuhan &lt;a title="Internet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet"&gt;Internet&lt;/a&gt; dan protokol &lt;a class="mw-redirect" title="TCP/IP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP/IP"&gt;TCP/IP&lt;/a&gt; (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.&lt;br /&gt;Pemerintah &lt;a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat"&gt;Amerika Serikat&lt;/a&gt; mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun &lt;a title="1995" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1995"&gt;1995&lt;/a&gt;, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar &lt;a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa"&gt;Eropa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam &lt;a class="mw-redirect" title="TCP/IP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP/IP"&gt;TCP/IP&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" title="DECnet (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=DECnet&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;DECnet&lt;/a&gt; dan &lt;a title="IBM" href="http://id.wikipedia.org/wiki/IBM"&gt;IBM&lt;/a&gt; &lt;a class="new" title="Systems Network Architecture (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Systems_Network_Architecture&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Systems Network Architecture&lt;/a&gt; (SNA) memetakan tumpukan protokol (&lt;a class="new" title="Protocol stack (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protocol_stack&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;protocol stack&lt;/a&gt;) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan &lt;a class="mw-redirect" title="Protokol jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_jaringan"&gt;protokol&lt;/a&gt; dapat berfungsi dan berinteraksi.&lt;br /&gt;&lt;a class="image" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Osi-model-jb.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="internal" title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Osi-model-jb.png"&gt;&lt;/a&gt;Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan &lt;a class="mw-redirect" title="Protokol jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_jaringan"&gt;protocol data unit&lt;/a&gt; pada setiap lapisan&lt;br /&gt;OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut&lt;br /&gt;Lapisan ke-&lt;br /&gt;Nama lapisan&lt;br /&gt;Keterangan&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan aplikasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_aplikasi"&gt;Application layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah &lt;a class="mw-redirect" title="HTTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HTTP"&gt;HTTP&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" title="FTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FTP"&gt;FTP&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" title="SMTP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/SMTP"&gt;SMTP&lt;/a&gt;, dan &lt;a class="mw-redirect" title="Network File System" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_File_System"&gt;NFS&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan presentasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_presentasi"&gt;Presentation layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mentranslasikan &lt;a title="Data" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Data"&gt;data&lt;/a&gt; yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam &lt;a title="Windows NT" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_NT"&gt;Windows NT&lt;/a&gt;) dan juga &lt;a class="new" title="Network shell (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Network_shell&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Network shell&lt;/a&gt; (semacam &lt;a class="new" title="Virtual Network Computing (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Virtual_Network_Computing&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;Virtual Network Computing&lt;/a&gt; (VNC) atau &lt;a title="Remote Desktop Protocol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Remote_Desktop_Protocol"&gt;Remote Desktop Protocol&lt;/a&gt; (RDP)).&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan sesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_sesi"&gt;Session layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;&lt;a class="mw-redirect" title="Lapisan transport" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_transport"&gt;Transport layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_jaringan"&gt;Network layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan &lt;a class="mw-redirect" title="Pengalamatan IP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengalamatan_IP"&gt;alamat-alamat IP&lt;/a&gt;, membuat header untuk &lt;a title="Paket jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paket_jaringan"&gt;paket-paket&lt;/a&gt;, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan &lt;a title="Router" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router"&gt;router&lt;/a&gt; dan &lt;a class="new" title="Layer 3 switch (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Layer_3_switch&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;switch layer-3&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan data-link" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_data-link"&gt;Data-link layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan &lt;a title="Perangkat keras" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras"&gt;perangkat keras&lt;/a&gt; (seperti halnya &lt;a class="mw-redirect" title="MAC Address" href="http://id.wikipedia.org/wiki/MAC_Address"&gt;Media Access Control Address (MAC Address)&lt;/a&gt;), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti &lt;a title="Hub" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hub"&gt;hub&lt;/a&gt;, &lt;a title="Bridge" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bridge"&gt;bridge&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" title="Repeater (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Repeater&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;repeater&lt;/a&gt;, dan &lt;a title="Layer 2 switch" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Layer_2_switch"&gt;switch layer 2&lt;/a&gt; beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan &lt;a title="Logical Link Control" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Logical_Link_Control"&gt;Logical Link Control&lt;/a&gt; (LLC) dan lapisan &lt;a title="Media Access Control" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Media_Access_Control"&gt;Media Access Control&lt;/a&gt; (MAC).&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;&lt;a title="Lapisan fisik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_fisik"&gt;Physical layer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya &lt;a title="Ethernet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet"&gt;Ethernet&lt;/a&gt; atau &lt;a title="Token Ring" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Token_Ring"&gt;Token Ring&lt;/a&gt;), &lt;a title="Topologi jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt; dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana &lt;a class="mw-redirect" title="Network Interface Card" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_Interface_Card"&gt;Network Interface Card&lt;/a&gt; (NIC) dapat berinteraksi dengan media &lt;a title="Kabel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabel"&gt;kabel&lt;/a&gt; atau &lt;a title="Radio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radio"&gt;radio&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-4340018004887025905?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/4340018004887025905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=4340018004887025905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4340018004887025905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4340018004887025905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2010/03/osi-layer.html' title='OSI LAYER'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-2149826412708517759</id><published>2009-11-06T21:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T21:54:54.360-08:00</updated><title type='text'>konfigurasi samba server di VMWARE</title><content type='html'>Sebelum memasuki seting untuk Linux kita harus men-set vmnet1 ini dikarenakan vmnet1 merupakan Virtual Network Adapter untuk Windows XP. Untuk men-set nya langkah yang harus dilakukan adalah:&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;Klik Start -&gt; All Program -&gt; Accessoris -&gt; Communication -&gt; Network Connections maka akan muncul window Network Connections.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt; Klik kanan pada bagian Vmnet1 pilih Properties maka akan muncul jendela baru Vmware Network Adapter Vmnet1 Properties seperti pada gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/1-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Sebelum memasuki seting untuk Linux kita harus men-set vmnet1 ini dikarenakan vmnet1 merupakan Virtual Network Adapter untuk Windows XP. Untuk men-set nya langkah yang harus dilakukan adalah:&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;Klik Start -&gt; All Program -&gt; Accessoris -&gt; Communication -&gt; Network Connections maka akan muncul window Network Connections.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt; Klik kanan pada bagian Vmnet1 pilih Properties maka akan muncul jendela baru Vmware Network Adapter Vmnet1 Properties seperti pada gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/1-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/2-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada kolom This connection uses the following items double klik pada pilihan Internet Protocol kemudian pilih pada Use the following IP address isikan nomor IP sesuai yang diinginkan. Dalam tutorial ini kami menggunakan IP address: 192.168.0.2 dan Netmask: 255.255.255.0. Kemudian klik OK.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/3-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;Setting Workgroup untuk windowsnya caranya: Klik kanan My Computer -&gt; Properties -&gt; pilih Tab Computer Name untuk mengganti nama komputer dan workgroup Klik Change. Isikan nama komputer dan workgroup sesuai keinginan anda namun pengisian workgroup haruslah sama dengan workgroup pada Guest Linux Slackware12.1. pada gambar 1….. Computer Name diisikan “WinXP” dan Workgroup diisikan dengan “KELOMPOK7”, setelah seting selesai Klik OK untuk menerapkan perubahan, apabila berhasil maka akan muncul window baru yang bertuliskan “Welcome To The KELOMPOK7 Workgroup”. Tandanya komputer siap bergabung dengan komputer lain yang menggunakan Workgroup “KELOMPOK7”.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/4-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;- &lt;!--[endif]--&gt;IP address adalah sederetan bilangan binary sepanjang 32 bit, yang dipakai untuk mengidentifikasi host pada jaringan.&lt;br /&gt;- &lt;!--[endif]--&gt;Netmask / Subnetmask adalah sebuah cara untuk memisahkan IP address menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.&lt;br /&gt;Setelah itu pindah ke bagian Linux Slackware12.1 pada Vmware untuk men-setting IP address, netmask, Workgroup, dan konfigurasi-konfigurasi lain seperti Samba Server, Web Server, FTP Server.Setelah Instalasi selesai Reboot Linux selanjutnya seting samba server sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;1. Login sebagai “root” tekan enter masukkan “password” yang telah di atur pada saat setelah instalasi lalu tekan enter:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/5-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah yang akan dilakukan pertama untuk konfigurasi samba adalah kita buat direktori yang akan di-share, kemudian kita buat hak akses untuk direktori tersebut:&lt;br /&gt;#mkdir /data // membuat direktori share#chmod 777 /data // menentukan hak akses disini kita set allow to all user.&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. Kemudian kita cari file samba dengan perintah #whereis samba ternyata berada dalam direktori /etc/samba. Didalam folder samba terdapat file yang akan dikonfigurasi namun nama file tersebut berbeda yaitu smb.conf-sample. Oleh karena itu kita bisa me-rename file-nya atau mencopy kemudian me-rename dengan perintah:&lt;br /&gt;#cp /etc/samba/smb.conf-sample /etc/samba/smb.conf &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;4. Langkah selanjutnya kita konfigurasi file smb.conf tersebut dengan menggunakan teks editor vi atau vim atau pico, caranya dengan mengetikkan:&lt;br /&gt;#vi /etc/samba/smb.conf&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;Cari bagian-bagian yang akan di Konfigurasi:&lt;br /&gt;[global]&lt;br /&gt;workgroup = KELOMPOK7&lt;br /&gt;server string = slackie //bisa diisikan apa saja&lt;br /&gt;security = share&lt;br /&gt;log file = /var/log/samba.%m&lt;br /&gt;max log size = 50&lt;br /&gt;socket option = TCP_NODELAY&lt;br /&gt;Lalu kita tambahkan aturan untuk folder data yang telah kita buat pada akhir baris dari isi smb.conf:&lt;br /&gt;[data]&lt;br /&gt;path = /data&lt;br /&gt;browseable = yes&lt;br /&gt;guest ok = yes&lt;br /&gt;writeable = yes&lt;br /&gt;kemudian save konfigurasi smb.conf tersebut dengan tekan esc -&gt; :(titikdua) -&gt; wq &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. Selanjutnya setting IP address pada Linux dengan perintah&lt;br /&gt;#ifconfig eth0 192.168.0.1/24 &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/6.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan IP address telah diterapkan ketik&lt;br /&gt;#ifconfig &lt;enter&gt; //seperti gambar berikut&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;6. Setelah IP address dan konfigurasi samba(smb.conf) selesai, selanjutnya restart daemon samba namun untuk bisa mengaktifkannya kita harus menganti ijin akses untuk rc.samba, rc.samba berada pada directori /etc/rc.d/. rc.samba awalnya memiliki hak akses (rw-r–r–) dan akan kita ganti dengan (rwxrwxrwx).&lt;br /&gt;r = read, w = write, x = execute. Caranya dengan perintah:&lt;br /&gt;#chmod a=rwx /etc/rc.d/rc.samba&lt;enter&gt; //(a) menunjukkan user,group dan other, (=) untuk menetapkan hak read-write-execute.&lt;br /&gt;Untuk mengecek apakah rc.samba telah berubah hak aksesnya dengan perintah:&lt;br /&gt;#ls –l /etc/rc.d&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;7. Selanjutnya aktifkan daemon samba dengan perintah&lt;br /&gt;#/etc/rc.d/rc.samba start&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;Nah sampai disini samba telah kita konfigurasikan untuk mengecek apakah samba sudah bisa digunakan kita akan masuk ke modus grafik (GUI), dengan mengetikkan perintah:&lt;br /&gt;#startx atau #xinit&lt;enter&gt; //salah satu saja&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;8. Sebelum mengecek kita buat file sharing dulu pada windows XP caranya klik kanan pada folder yang akan di share pilih Sharing and Security:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/6-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;9. Selanjutnya akan masuk window My Picture Properties, pada kolom Network sharing and security ceklist pada bagian Share this folder on the network lalu klik OK untuk menerapkan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/7-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;10. Untuk mengetahui folder yang telah dishare oleh Windows XP, pada Linux buka Konqueror Web Browser seperti gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt; &lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/8-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Konqueror web browser&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;11. Lalu pada Location kita isikan dengan “smb:/” (tanpa tanda petik) ini untuk menjalankan daemon samba. Kemudian tekan Enter.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/9-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;12. Maka akan masuk kedalam “smb:/” sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/10-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;12. Dari gambar diatas terlihat bahwa ada sebuah workgroup “KELOMPOK7” yang telah kita definisikan sebelumnya didalam workgroup tersebut berisi folder(direktori) yang di share oleh windows XP dan file yang di share Linux Slackware. Seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/11-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Nah sampai sini kita telah meyelesaikan konfigurasi samba dengan benar.(by kelommpok 7)&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/2-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada kolom This connection uses the following items double klik pada pilihan Internet Protocol kemudian pilih pada Use the following IP address isikan nomor IP sesuai yang diinginkan. Dalam tutorial ini kami menggunakan IP address: 192.168.0.2 dan Netmask: 255.255.255.0. Kemudian klik OK.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/3-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;Setting Workgroup untuk windowsnya caranya: Klik kanan My Computer -&gt; Properties -&gt; pilih Tab Computer Name untuk mengganti nama komputer dan workgroup Klik Change. Isikan nama komputer dan workgroup sesuai keinginan anda namun pengisian workgroup haruslah sama dengan workgroup pada Guest Linux Slackware12.1. pada gambar 1….. Computer Name diisikan “WinXP” dan Workgroup diisikan dengan “KELOMPOK7”, setelah seting selesai Klik OK untuk menerapkan perubahan, apabila berhasil maka akan muncul window baru yang bertuliskan “Welcome To The KELOMPOK7 Workgroup”. Tandanya komputer siap bergabung dengan komputer lain yang menggunakan Workgroup “KELOMPOK7”.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/4-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;- &lt;!--[endif]--&gt;IP address adalah sederetan bilangan binary sepanjang 32 bit, yang dipakai untuk mengidentifikasi host pada jaringan.&lt;br /&gt;- &lt;!--[endif]--&gt;Netmask / Subnetmask adalah sebuah cara untuk memisahkan IP address menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.&lt;br /&gt;Setelah itu pindah ke bagian Linux Slackware12.1 pada Vmware untuk men-setting IP address, netmask, Workgroup, dan konfigurasi-konfigurasi lain seperti Samba Server, Web Server, FTP Server.Setelah Instalasi selesai Reboot Linux selanjutnya seting samba server sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;1. Login sebagai “root” tekan enter masukkan “password” yang telah di atur pada saat setelah instalasi lalu tekan enter:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/5-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah yang akan dilakukan pertama untuk konfigurasi samba adalah kita buat direktori yang akan di-share, kemudian kita buat hak akses untuk direktori tersebut:&lt;br /&gt;#mkdir /data // membuat direktori share#chmod 777 /data // menentukan hak akses disini kita set allow to all user.&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. Kemudian kita cari file samba dengan perintah #whereis samba ternyata berada dalam direktori /etc/samba. Didalam folder samba terdapat file yang akan dikonfigurasi namun nama file tersebut berbeda yaitu smb.conf-sample. Oleh karena itu kita bisa me-rename file-nya atau mencopy kemudian me-rename dengan perintah:&lt;br /&gt;#cp /etc/samba/smb.conf-sample /etc/samba/smb.conf &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;4. Langkah selanjutnya kita konfigurasi file smb.conf tersebut dengan menggunakan teks editor vi atau vim atau pico, caranya dengan mengetikkan:&lt;br /&gt;#vi /etc/samba/smb.conf&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;Cari bagian-bagian yang akan di Konfigurasi:&lt;br /&gt;[global]&lt;br /&gt;workgroup = KELOMPOK7&lt;br /&gt;server string = slackie //bisa diisikan apa saja&lt;br /&gt;security = share&lt;br /&gt;log file = /var/log/samba.%m&lt;br /&gt;max log size = 50&lt;br /&gt;socket option = TCP_NODELAY&lt;br /&gt;Lalu kita tambahkan aturan untuk folder data yang telah kita buat pada akhir baris dari isi smb.conf:&lt;br /&gt;[data]&lt;br /&gt;path = /data&lt;br /&gt;browseable = yes&lt;br /&gt;guest ok = yes&lt;br /&gt;writeable = yes&lt;br /&gt;kemudian save konfigurasi smb.conf tersebut dengan tekan esc -&gt; :(titikdua) -&gt; wq &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. Selanjutnya setting IP address pada Linux dengan perintah&lt;br /&gt;#ifconfig eth0 192.168.0.1/24 &lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/6.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan IP address telah diterapkan ketik&lt;br /&gt;#ifconfig &lt;enter&gt; //seperti gambar berikut&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;6. Setelah IP address dan konfigurasi samba(smb.conf) selesai, selanjutnya restart daemon samba namun untuk bisa mengaktifkannya kita harus menganti ijin akses untuk rc.samba, rc.samba berada pada directori /etc/rc.d/. rc.samba awalnya memiliki hak akses (rw-r–r–) dan akan kita ganti dengan (rwxrwxrwx).&lt;br /&gt;r = read, w = write, x = execute. Caranya dengan perintah:&lt;br /&gt;#chmod a=rwx /etc/rc.d/rc.samba&lt;enter&gt; //(a) menunjukkan user,group dan other, (=) untuk menetapkan hak read-write-execute.&lt;br /&gt;Untuk mengecek apakah rc.samba telah berubah hak aksesnya dengan perintah:&lt;br /&gt;#ls –l /etc/rc.d&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;7. Selanjutnya aktifkan daemon samba dengan perintah&lt;br /&gt;#/etc/rc.d/rc.samba start&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;Nah sampai disini samba telah kita konfigurasikan untuk mengecek apakah samba sudah bisa digunakan kita akan masuk ke modus grafik (GUI), dengan mengetikkan perintah:&lt;br /&gt;#startx atau #xinit&lt;enter&gt; //salah satu saja&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;8. Sebelum mengecek kita buat file sharing dulu pada windows XP caranya klik kanan pada folder yang akan di share pilih Sharing and Security:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/6-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;9. Selanjutnya akan masuk window My Picture Properties, pada kolom Network sharing and security ceklist pada bagian Share this folder on the network lalu klik OK untuk menerapkan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/7-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;10. Untuk mengetahui folder yang telah dishare oleh Windows XP, pada Linux buka Konqueror Web Browser seperti gambar berikut:&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt; &lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/8-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Konqueror web browser&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;11. Lalu pada Location kita isikan dengan “smb:/” (tanpa tanda petik) ini untuk menjalankan daemon samba. Kemudian tekan Enter.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/9-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;12. Maka akan masuk kedalam “smb:/” sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/10-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;12. Dari gambar diatas terlihat bahwa ada sebuah workgroup “KELOMPOK7” yang telah kita definisikan sebelumnya didalam workgroup tersebut berisi folder(direktori) yang di share oleh windows XP dan file yang di share Linux Slackware. Seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://blaaack87.wordpress.com/files/2008/08/11-samba.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Nah sampai sini kita telah meyelesaikan konfigurasi samba dengan benar.(by kelommpok 7)&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-2149826412708517759?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/2149826412708517759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=2149826412708517759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/2149826412708517759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/2149826412708517759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2009/11/konfigurasi-samba-server-di-vmware.html' title='konfigurasi samba server di VMWARE'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-8935469535890183511</id><published>2009-11-06T21:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T21:42:14.834-08:00</updated><title type='text'>setup file server dengan SAMBA</title><content type='html'>Terinfsipirasi dari pertanyaan salah satu rekan disini mengenai setup file server samba saya jadi pengen nulis pengalaman saya setup file server samba. Berikut pengalaman gue;&lt;br /&gt;Samba server ini beda dengan samba-samba yg sebelumnya. Kalau sebelumnya ada smb4k, program visual untuk mengakses server windows atau ada smbfs dengan fungsi sama dengan smb4k maka samba server digunakan agar komputer yg terinstall samba dijadikan sebagai file server yang mana fs teersebut bisa diakses baik oleh windows maupun linux.&lt;br /&gt;Semalam aku nyobain install samba di mepis 6.0 rc3. Seelah mepis terinstall tak ada program lain yang harus di install. Aku langsung konfigurasi samba sesuai dengan petunjuk yg telah aku print. Petunjuknya sendiri aku dapat dari internet. Berhasil. Cuman...di menit-menit terahir jaringannya di komputer tsb rusak hingga aku harus setup ulang samba. Samba aku setup ulang di ubuntu dapper. Bedanya ubuntu dan mepis; di ubuntu samba server blm terinstall sehingga aku harus menginstallnya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Berikut langkah-langkah install dan setup samba;&lt;br /&gt;pertamaINSTALL SAMBA. Kalau di mepis udah preinstall sementara di ubuntu daper harus install dulu lewat synaptic.&lt;br /&gt;keduaBUAT USER. User biasa di linux. Tambahkan sebanyak client yg akan akses ke server ini; [system][admin][add user]&lt;br /&gt;ketigaBUAT USER UNTUK SAMBA. Caranya pake command line di terminal;sudo smbpasswd - usernamecontoh;sudo smbpasswd -a durahman(user name dan password harus sama saat create user name dan password di linux).&lt;br /&gt;empatEDIT FILE smb.conf. File ini adanya di /etc/samba. Edit sesuai kebutuhan. Di ahir dokumen ada contoh configurasi punya gue.&lt;br /&gt;limaRESTART SAMBA. Perintahnya sbb;sudo /etc/init.d/samba restart&lt;br /&gt;keenamSelesai. Kalau configurasinya bener baik windows maupun linux sudah bisa mulai bekerja dgn file server samba yg barusan kita buat.&lt;br /&gt;===begin of file===[global]workgroup = DUR_NETnetbios name = DUR_FILESserver string = %h server (Samba %v)passdb backend = tdbsammax log size = 1000server signing = autosocket options = IPTOS_LOWDELAY TCP_NODELAY SO_SNDBUF=4096 SO_RCVBUF=4096security = userusername map = /etc/samba/smbusersname resolve order = wins lmhosts bcast hostsdomain logons = yesdomain master = Yesdns proxy = Nopreferred master = yeswins support = yesldap ssl = nohosts allow = 172.16.0., 172.16.1., 172.16.2., 127.local master = yeslog file = /var/log/sambalog.txtlogon path = \\%N\%U\profile&lt;br /&gt;# Useradd scriptsadd user script = /usr/sbin/useradd -m %udelete user script = /usr/sbin/userdel -r %uadd group script = /usr/sbin/groupadd %gdelete group script = /usr/sbin/groupdel %gadd user to group script = /usr/sbin/usermod -G %g %uadd machine script = /usr/sbin/useradd -s /bin/false/ -d /var/lib/nobody %uidmap uid = 15000-20000idmap gid = 15000-20000&lt;br /&gt;# sync smb passwords with linux passwordspasswd program = /usr/bin/passwd %upasswd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n .passwd chat debug = yesunix password sync = yescase sensitive = no&lt;br /&gt;# set the loglevellog level = 3&lt;br /&gt;[homes]comment = Homevalid users = %Sread only = nobrowsable = no&lt;br /&gt;[netlogon]comment = Network Logon Servicepath = /home/samba/netlogonadmin users = Administratorvalid users = %Uread only = No&lt;br /&gt;[profile]comment = User profilespath = /home/samba/profilesvalid users = %Ucreate mode = 0600directory mode = 0700writable = Yesbrowsable = No&lt;br /&gt;[G]comment = G:path = /media/data/G/Usersvalid users = @usersforce group = userscreate mask = 0777directory mask = 0777read only = Nowriteable = Yesforce create mode = 0777force directory mode = 0777&lt;br /&gt;[x]comment = Xpath = /media/data/G/Userscreate mask = 0600directory mask = 0700read only = nowriteable = yes===end of file&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-8935469535890183511?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/8935469535890183511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=8935469535890183511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/8935469535890183511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/8935469535890183511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2009/11/setup-file-server-dengan-samba.html' title='setup file server dengan SAMBA'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-994902230608382797</id><published>2009-11-06T16:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T16:58:31.842-08:00</updated><title type='text'>INSTALASI WEB DENGAN REDHAT</title><content type='html'>Membangun Server IntranetDengan RedHat 9akan memberikan langkah langkah membangun sebuah Server Intranet dengan fasilitas DNS Server, Web Server, MySQL Server, Mail Server dan Webmail (Squirrelmail). Server Intranet yang akan dibuat menggunakan Operating System Linux RedHat 9.Anda telah menginstal RedHat 9 dengan baik dan sekaligus telah memilih paket DNS Server (BIND 9), Web Server (Apache 2), MySQL Server, Mail Server (Postfix), dan Webmail (Squirrelmail) ketika melakukan instalasi Linux sebelumnya. Berikut konfigurasi Server Intranet :1. Konfigurasi Server DNS (BIND 9)Server DNS digunakan untuk memetakan pertejemahan Alamat FQDN (Fully Qualified Domain Name) ke IP Address atau sebaliknya, dengan adanya Server DNS Anda tidak harus menghapalkan semua IP Address dari alamat situs yang biasa Anda buka. Sebagai contoh ketika Anda memasukkan sebuah alamat situs &lt;a href="http://www.yahoo.com/"&gt;http://www.yahoo.com&lt;/a&gt; , sebenarnya ada beberapa proses yang dilalui hingga halaman web ditampilkan di Web Browser Anda. Dimana ketika Anda memasukkan alamat tersebut, terlebih dahulu nama alamat akan dikirimkan ke Server DNS yang menangani host dan domain alamat itu untuk dicari berapa sebenarnya alamat IP yang digunakan, karena sebenarnya semua komputer di Internet menggunakan IP Address untuk berkomunikasi dan bukan nama, setelah menemukan alamat IP barulah kemudian halaman website yang diminta dikirimkan ke Web Browser. Jadi Anda harus berterima kasih kepada Server DNS yang membuat Anda tidak harus menghapalkan semua alamat IP dari alamat situs yang biasa Anda buka, cukup dengan memasukkan alamat situs yang mudah diingat maka Server DNS akan berkerja untuk Anda.a. Mengecek hasil instalasi peket BIND, gunakan peritah berikut :#rpm –qa grep bind#rpm –qa grep bind-devel#rpm –qa grep bind-utils#rpm –qa grep caching-nameserverJika semua paket di atas telah ada, berarti paket Server DNS telah terinstal dengan baik.b. Konfigurasi Server DNS, dalam contoh ini saya akan membuat domain dengan nama “egy.co.id” tanpa tanda kutip dengan alamat IP 192.168.10.254, ada beberapa file yang harus Anda konfigurasi agar Server DNS dapat berjalan dengan baik, yaitu :· File /etc/named.conf, berikut contoh konfigurasinya, edit file ini menggunakan program vi, pico atau mcedit :#vi /etc/named.conf#pico /etc/named.conf#mcedit /etc/named.conf***************************************************************************************option {directory “/var/named”;//baris di atas memberitahukan kepada Server BIND dimana file-file zona disimpan};controls {inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };//baris di atas menyatakan yang berhak mengontrol server named adalah localhost};zone “.” IN {type hint;file “named.ca”;};zone “localhost” IN {type master;file “localhost.zone”;allow-update { none; };};zone “0.0.127.in-addr.arpa” IN {type master;file “named.local”;allow-update { none; };};zone “egy.co.id” IN {type master;file “egy.zone”;};//baris di atas untuk penterjemahan FQDN ke IP Address (Forward Zone) dengan domain &lt;a href="http://egysmkn2tt.blogspot.com/2008/11/instalasi-linux-ubuntu-v-540.html"&gt;egy&lt;/a&gt;.co.idzone “10.168.192.in-addr.arpa” IN {type master;file “192.168.10.zone”;};//baris di atas untuk penterjemahan IP Address ke FQDN (Reverse Zone)include “/etc/rndc.key”;***************************************************************************************· Membuat file /var/named/egy.zone (Forward Zone) dan /var/named/192.168.10.zone (Reverse Zone), untuk membuatnya silahkan menggunakan salah satu program teks editing, dalam hal ini saya menggunakan mcedit :° Buat file /var/named/egy.zone#mcedit /var/named/egy.zoneIsi file tersebut sebagai berikut :*******************************************************************************$TTL86400@ IN SOA ns.egy.co.id. root.egy.co.id (1 ; Serial28800 ; Refresh14400 ; Retry3600000 ; Expire86400 ) ; MinimumIN NS ns.egy.co.id.IN MX mail.egy.co.id.IN A 192.168.10.254ns IN A 192.168.10.254www IN CNAME nsmail IN CNAME nspop3 IN CNAME nssmtp IN CNAME nsimap IN CNAME nsftp IN CNAME nsssh IN CNAME ns******************************************************************************* ° Buat file /var/named/192.168.10.zone#mcedit /var/named/192.168.10.zoneIsi file tersebut sebagai berikut :*******************************************************************************$TTL86400@ IN SOA ns.egy.co.id. root.egy.co.id (1 ; Serial28800 ; Refresh14400 ; Retry3600000 ; Expire86400 ) ; MinimumIN NS ns.egy.co.id.254 IN PTR ns.egy.co.id.*******************************************************************************c. Menjalankan Server DNS, dapat dilakukan dengan cara :· Menggunakan perintah service :#service named start· Membuat file Symbolic Link di /etc/rc.d/rc3.d#ln –s /etc/init.d/named /etc/rc.d/rc3.d/S60namedAnda sangat disarankan untuk membuat file Symbolic Link di atas, agar setiap kali komputer boot service named (Server DNS) akan selalu dijalankan, pada init 3 (Linux Mode Teks).d. Mengecek keberhasilan pembuatan Server DNSSetelah melakukan konfigurasi dan menjalankan server DNS, sangat penting bagi kita untuk memastikan apakah Server DNS telah berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan :· Mengecek dengan menggunakan nslookup :#nslookup –sil ns.egy.co.idSelanjutnya akan muncul :Server : 192.168.10.254Address : 192.168.10.254#53Name : ns.egy.co.idAddress : 192.168.10.254· Mengecek port 53 apakah sudah terbuka :#nmap 192.168.10.254· Melakukan tes ping :#ping egy.co.id#ping www.egy.co.idJika muncul pesan reply, saya ucapkan selamat karena Anda telah berhasil membuat Server DNS.2. Konfigurasi Web Server (Apache 2)Membangun sebuah Web Server sebenarnya tidak susah-susah banget koq, kalau ditahu ya to…! Anda biasa melakukan Browsing situs? misalnya &lt;a href="http://www.ilmukomputer.com/"&gt;http://www.ilmukomputer.com&lt;/a&gt; , Anda bisa membuka halaman webnya karena adanya Web Server yang memproses halaman-halaman web pada situs tersebut, proses menyimpan halaman-halaman web sebuah situs biasa dikenal dengan Web Hosting, biasanya kita menyimpan file-file web di Web Server salah satu ISP yang terkoneksi langsung ke jaringan Internet agar orang diseluruh dunia bisa membuka website kita. Web Server yang kita buat hanya akan diakses secara lokal oleh semua komputer yang terkoneksi ke jaringan Intranet, tapi pada prinsipnya sama saja dengan Web Server yang terkoneksi dengan jaringan Internet, hanya berbeda dari segi ruang lingkup jaringannya saja.Web Server nantinya akan bekerja sama dengan DNS Server, karena nama alamat situs yang akan dibuat nantinya kan diambil dari FQDN yang disediakan oleh DNS Server yaitu &lt;a href="http://www.masrebo.co.id/"&gt;www.egy.co.id&lt;/a&gt;, sehingga nantinya pada Web Browser Client cukup dengan memberikan nama tersebut dan tidak perlu memasukkan IP Address dari Web Servernya. Berikut langkah-langkah pembuatan Web Server :a. Mengecek paket instalasi Apache, yang dikemas dalam paket bernama httpd :#rpm –qa grep httpdb. Bagian-bagian yang perlu dikonfigurasi pada file /etc/httpd/conf/httpd.conf , lakukan pengeditan dengan menggunakan program edit teks vi, pico atau mcedit:#mcedit /etc/httpd/conf/httpd.conf***************************************************************************************#Email Web Administrator server ini.ServerAdmin &lt;a href="mailto:webmaster@masrebo.co.id"&gt;webmaster@egy.co.id&lt;/a&gt;#Nama Server ini.ServerName &lt;a href="http://www.masrebo.co.id/"&gt;www.egy.co.id&lt;/a&gt;#Direktori Root dimana file-file web diletakkan, yang perlu #diperhatikan direktori egy sebelumnya sudah dibuat.DocumenRoot “var/www/egy”#Agar direktori egy dapat diakses dari manapun.Option Indexes FollowSymLinksAllowOverride NoneOrder allow,denyAllow from all#Daftar file index yang akan dibuka.DirectoryIndex index.html index.htm index.php***************************************************************************************c. Untuk mengecek apakah Modul PHP telah terinstal dan terkonfigurasi dengan baik, silahkan buat file PHP dengan dengan nama info.php dan letakkan pada direktori /var/www/egy dengan isi file sebagai berikut :******************************************************************************************************************************************************************************Jika sudah simpan file tersebut dan berikan hak akses 755 dengan perintah chmod.Untuk mengetesnya silahkan pada Browser ketikkan &lt;a href="http://www.masrebo.co.id/info.php"&gt;www.egy.co.id/info.php&lt;/a&gt; jika kemudian muncul jendela yang berisi data-data tentang Modul PHP, berarti Modul PHP telah bekerja dengan baik.3. Konfigurasi Mail Server PostfixE-mail (Electronic Mail) merupakan layanan Internet yang paling sering sekali digunakan, merupakan sarana berkirim surat murah, cepat dan efisien. Bayangkan saja mengirim surat ke Jakarta menggunakan cara konvensional biasanya memakan biaya sekitar Rp.5000 (Surat Kilat) dan surat akan sampai sekitar 2 hingga 3 hari kemudian. Jika dibandingkan dengan E-mail dengan hanya tidak lebih Rp.500 surat kita sudah bisa sampai ditujuan dan hanya memakan waktu sekitar beberapa menit saja, gimana hebat bukan, itulah gunanya teknologi, dengan teknologi hidup kita bisa menjadi lebih mudah. Di Linux dikenal beberapa Mail Server yang biasa digunakan, antara lain : Sendmail, Qmail, dan Postfix. Pada kesempatan ini saya akan memberikan cara menkonfigurasi Mail Server yang menggunakan Postfix, mengapa menggunakan Postfix ? karena menurut saya cara mengkonfigurasinya cukup mudah. OK tanpa perlu basa-basi berikut langkah-langkah konfigurasi Mail Server Postfix :a. Mengecek paket instalasi Postfix :#rpm –qa grep postfixb. Bagian-bagian yang perlu dikonfigurasi berada pada file /etc/postfix/main.cf , lakukan pengeditan pada file tersebut menggunakan mcedit :***************************************************************************************myhostname = egy.co.idmydomain = egy.co.idmyorigin = $mydomaininet_interface = allmydestination = $myhostname, localhost.$mydomainmynetworks = 192.168.10.0/24, 127.0.0.0/8alias_maps = hash:/etc/postfix/aliasesalias_database = hash:/etc/postfix/aliases***************************************************************************************c. Setelah proses konfigurasi selesai, jalankan postfix dengan perintah :#service postfix startatau sekalian buat file symbolic link agar postfix selalu dijalankan setiap kali masuk ke Linux :#ln –s /etc/init.d/postfix S85postfixPastikan apakah postfix telah berjalan dengan cara ketik perintah :#service postfix statusAtau dengan mengecek apakah port 25 telah terbuka dengan perintah nmap, jika ternyata telah terbuka berarti postfix telah berjalan dengan baik.d. Mengaktifkan IMAP (port 143) dan POP3 (port110) yang digunakan untuk menarik email.Port 25 (SMTP) hanya digunakan untuk melakukan perngiriman email keluar, sedang untuk menarik atau merima email yang masuk kita menggunakan POP3 (port 110) atau IMAP (port 143).Mengaktifkan POP3Untuk mengaktfika POP3 pada Linux dilakukan dengan cara mengedit file /etc/xinetd.d/ipop3 menggunakan teks editor, berikut isi dari file tersebut :***************************************************************************************service pop3{socket_type = streamwait = nouser = rootserver = /usr/sbin/ipop3dlog_on_success += HOST DURATIONlog_on_failure += HOSTdisable = no }***************************************************************************************Bagian yang perlu dirubah hanyalah baris yang bertuliskan disable = yes diganti dengan disable = noMengaktifkan IMAPUntuk mengaktfika POP3 pada Linux dilakukan dengan cara mengedit file /etc/xinetd.d/imap menggunakan teks editor, berikut isi dari file tersebut :***************************************************************************************service imap{socket_type = streamwait = nouser = rootserver = /usr/sbin/imapdlog_on_success += HOST DURATIONlog_on_failure += HOSTdisable = no }***************************************************************************************Sama halnya dengan mengaktifkan POP3 tadi, untuk mengaktifkan IMAP cukup dengan mengganti baris yang bertuliskan disable = yes dengan disable = no.Setelah mengkonfigurasi POP3 dan IMAP selesai, untuk mengaktifkannya, restart daemon xinetd, dengan perintah berikut :#service xinetd restartUntuk memastikan apakah POP3 dan IMAP telah berjalan, silahkan cek apakah port 110 (POP3) dan 143 (IMAP) telah terbuka.4. Mengkonfigurasi Webmail (Squirrelmail)Anda biasa mengakses email menggunakan Yahoo ? kebanyakan orang yang menggunakan Yahoo mengakses email mereka menggunakan Webmail, artinya untuk mengirim atau membaca email dengan cara masuk terlebih dahulu ke situsnya Yahoo. Agar Server Intranet memiliki fasilitas yang sama dengan yang ada pada Yahoo, maka kita harus memiliki program Webmail di server Linux, Webmail yang paling umum digunakan di Linux adalah Squirrelmail, berikut konfigurasi yang dilakukan agar Squirrelmail bisa berjalan :File yang perlu diedit adalah file /etc/squirrelmail/config.php, berikut bagian-bagian yang perlu dikonfigurasi :*******************************************************************************************$org_name = “Webmail egy”;$domain = ‘egy.co.id’;$imapServerAddress = ‘mail.egy.co.id’;$smtpServerAddress = ‘mail.egy.co.id’;*******************************************************************************************Setelah melakukan konfigurasi pada file tesebut, untuk mengetesnya pada Browser sillahkan memasukkan alamat  jika selanjutnya pada Web Browser muncul pengisian user dan password , berarti konfigurasi berhasil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-994902230608382797?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/994902230608382797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=994902230608382797' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/994902230608382797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/994902230608382797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2009/11/instalasi-web-dengan-redhat.html' title='INSTALASI WEB DENGAN REDHAT'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-1424173681101700324</id><published>2009-02-25T21:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T21:42:10.134-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a title="Permanent Link to Membangun Web Server di FreeBSD" href="http://rp25rb.wordpress.com/2006/11/10/membangun-web-server-di-freebsd/" rel="bookmark"&gt;Membangun Web Server di FreeBSD&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10 Nopember 2006&lt;br /&gt;Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.&lt;br /&gt;Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.&lt;br /&gt;Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi &lt;a title="About the Apache HTTP Server Project" href="http://httpd.apache.org/ABOUT_APACHE.html" target="_blank"&gt;About the Apache HTTP Server Project&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.&lt;br /&gt;1. Download&lt;br /&gt;Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.&lt;br /&gt;Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.&lt;br /&gt;Apache versi terakhir dapat didownload di &lt;a title="Apache download." href="http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2"&gt;http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2&lt;/a&gt;. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di &lt;a title="Download PHP." href="http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror"&gt;http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;2. Instalasi&lt;br /&gt;2.1. Install MySQL&lt;br /&gt;Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/database/mysql51-server$ sudo make install$ sudo portupgrade -rR mysql51-server&lt;br /&gt;Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.&lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:&lt;br /&gt;mysql_enable = “YES”&lt;br /&gt;Copykan file konfigurasi MySQL:&lt;br /&gt;$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax  grep mysql:&lt;br /&gt;678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql&lt;br /&gt;Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:&lt;br /&gt;$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’&lt;br /&gt;Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.&lt;br /&gt;$ mysql -u root -pEnter password:Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22&lt;br /&gt;Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.&lt;br /&gt;mysql&gt; \qBye&lt;br /&gt;2.2. Install OpenSSL&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.&lt;br /&gt;$ cd /usr/ports/security/openssl$ sudo make install clean&lt;br /&gt;Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:&lt;br /&gt;$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}&lt;br /&gt;Kemudian generate private key 1024-bit:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local/openssl$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024&lt;br /&gt;Ubah permission untuk direktori private menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel private$ sudo chmod -R 600 private$ sudo chmod u+X private&lt;br /&gt;Generate Certificate Signing Request (CSR) File:&lt;br /&gt;$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr&lt;br /&gt;Country Name (2 letter code) [GB]: IDState or Province Name (full name) [Some-State]: PropinsiLocality Name (eg, city) []: KotaOrganization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama UsahaOrganizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha PerusahaanCommon Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.comEmail Address []: postmaster@namadomain.com&lt;br /&gt;Please enter the following ‘extra’ attributesto be sent with your certificate requestA challenge password []: masukkanpasswordAn optional company name []:&lt;br /&gt;Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key&lt;br /&gt;Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.&lt;br /&gt;2.3. Install Apache&lt;br /&gt;Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2$ cd httpd-2.2.3$ ./configure \–prefix=/usr/local/apache2 \–enable-rewrite \–enable-dav \–enable-ssl \–with-ssl=/usr/local \–enable-vhost-alias \–with-included-apr$ make$ sudo make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.–with-included-apr: Install apr. APR atau &lt;a title="APR" href="http://httpd.apache.org/docs/2.2/glossary.html#apr"&gt;Apache Portable Runtime&lt;/a&gt; pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.&lt;br /&gt;2.4. Install PHP&lt;br /&gt;Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:&lt;br /&gt;- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)- gd (/usr/ports/graphics/gd)- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)&lt;br /&gt;Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.&lt;br /&gt;$ cd /home/users$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2$ cd php-5.2.0$ ./configure \–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \–with-mysql=/usr/local \–with-openssl=/usr/local \–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \–with-png-dir=/usr/local/lib \–with-gettext=/usr/local/lib \–with-gd \–with-zlib \–with-xml \–with-mcrypt=/usr/local/lib \–enable-mbstring=all \–disable-short-tags$ make$ make install&lt;br /&gt;Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:&lt;br /&gt;–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek &lt;? pada script PHP.&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.&lt;br /&gt;Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php&lt;br /&gt;Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:&lt;br /&gt;&lt;ifmodule&gt;User wwwGroup www&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;ServerAdmin hostmaster@namadomain.comServerName www.namadomain.com:80&lt;ifmodule&gt;DirectoryIndex index.html index.php&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;&lt;ifmodule&gt;TypesConfig conf/mime.typesAddType application/x-compress .ZAddType application/x-gzip .gz .tgzAddType application/x-httpd-php .phpAddHandler cgi-script .cgi&lt;/ifmodule&gt;&lt;br /&gt;Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:&lt;br /&gt;Include conf/extra/httpd-autoindex.confInclude conf/extra/httpd-userdir.confInclude conf/extra/httpd-vhosts.confInclude conf/extra/httpd-dav.confInclude conf/extra/httpd-default.confInclude conf/extra/httpd-ssl.conf&lt;br /&gt;Selanjutnya ubah permission direktori Apache:&lt;br /&gt;$ cd /usr/local&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel&lt;br /&gt;$ sudo chown -R root:wheel apache2&lt;br /&gt;Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.&lt;br /&gt;$ sudo chmod 755 apache2&lt;br /&gt;Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R 600 apache2/*&lt;br /&gt;Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+X apache2$ cd apache2&lt;br /&gt;Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:&lt;br /&gt;$ sudo chmod -R u+x bin&lt;br /&gt;Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www cgi-bin$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin&lt;br /&gt;Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www icons$ sudo chmod -R g+rX icons&lt;br /&gt;Ubah juga permission direktori logs:&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www logs$ sudo chmod g+wX logs&lt;br /&gt;Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.&lt;br /&gt;$ sudo chgrp -R www htdocs$ sudo chmod -R g+rX htdocs&lt;br /&gt;Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: &lt;a title="Apache-2 FreeBSD Startup Script" href="http://rp25rb.files.wordpress.com/2006/11/apachesh.txt"&gt;Apache-2 FreeBSD Startup Script &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:&lt;br /&gt;apache2_enable=”YES”apache2_flags=”-DSSL”&lt;br /&gt;Ubah permission file start up script menjadi:&lt;br /&gt;$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh&lt;br /&gt;Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:&lt;br /&gt;$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start&lt;br /&gt;Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:&lt;br /&gt;$ ps ax  grep httpd&lt;br /&gt;33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL&lt;br /&gt;Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-1424173681101700324?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/1424173681101700324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=1424173681101700324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/1424173681101700324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/1424173681101700324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2009/02/membangun-web-server-di-freebsd-10.html' title=''/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-3413966911792581698</id><published>2008-11-28T00:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-28T00:24:24.027-08:00</updated><title type='text'>Berbagi Pakai Sumber Daya (Sharing Printer)</title><content type='html'>Berbagi Pakai Sumber Daya (Sharing Printer)Apabila anda memasang suatu periperal (device) pada suatu jaringan. Maka periperal (device) tersebut dapat dipergunakan secara bersama-sama oleh anggota (user) dalam jaringan tersebut. Untuk dapat menggunakan secara bersama-sama, terlebih dahulu dikonfigurasikan salah satu periperal tersebut, dalam hal ini periperal tersebut adalah printer.&lt;span class="fullpost"&gt;- Instalasi Printer LokalInstalasi dengan cara ini adalah menghubungkan printer (printer device) dengan printer port pada komputer server, misalnya LPT1 port USB. Cara yang digunakan untuk instalasi printer okal adalah sebagai berikut.- Klik tombol start kemudian pilih printer dan dilayar akan terlihat jendela printers- Klik pilihan add printer dan di layar akan terlihat jendela add printer- Klik next untuk melanjutkannya.- Tentukan pilihan local printer untuk menginstall printer di komputer utama.- Klik next untuk melanjutkannya.- Dilayar akan terlihat alamat select a printer port dan pilih port sesuai denga port yang digunakan printer, misalnya LPT1- Klik next untuk melanjutkannya- Pilih produk printer pada bagian manufacturer. Misalnya klik pilihan AGFA-AcuSet V52.3- Anda dapat menentukan sendiri driver printer denga tombol have Disk. Kemudian tentukan drive dan folder dari file driver printer- Klik next untuk melanjutkan- Pada bagian printer nama: akan secara otomatis terlihat nama printer dan anda dapat merubah nama tersebut- Klik tombol yes apabila anda akan membuat default printer.- Klik next dilayar akan terlihat tampilan sharing.- Klik Next untuk melanjutkannya- Klik pilihan No agar anda tidak perlu test printer- Klik tombol Next untuk malanjutkannya- Klik tombol finish kemudian lihat apakah printer yang ditambahkan telah terlihat.Sharing PrinterApabila dalam proses instalasi anda tidak menentukan sharing printer, maka anda dapat menentukan sharing printer dengan cara berikut:- Klik start kemudian klik printer and faxes- klik kanan pada icon printer yang akan di share, kemudian pilih sharing,- setelah tampil jendela sharing, Kemudian pilihlah ceklist Shared as- klik tombol OK. jika pada icon printer telah tampil lambang sharing berarti printer tersebut telah berhasil anda sharing&lt;/span&gt;Diposkan oleh wmasking1 di 11:13Label: jaringan komputer&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-3413966911792581698?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/3413966911792581698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=3413966911792581698' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/3413966911792581698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/3413966911792581698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/berbagi-pakai-sumber-daya-sharing.html' title='Berbagi Pakai Sumber Daya (Sharing Printer)'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-3107643835734373557</id><published>2008-11-27T16:48:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:33:18.039-08:00</updated><title type='text'>Mendukung Perangkat Lunak Sistem</title><content type='html'>Perangkat lunak bebasDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perangkat lunak bebas (Inggris: free software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation [1] yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya.&lt;span class="fullpost"&gt; Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun.Untuk menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983, bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna komputer.Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas, menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi atau sertifikasi.Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti "perangkat lunak sumber terbuka" (open-source software), "software libre", "FLOSS", dan "FOSS".Dewasa ini umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun/dikembangkan oleh suatu paguyuban terbuka. Anggota-anggota paguyuban tersebut umumnya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-3107643835734373557?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/3107643835734373557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=3107643835734373557' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/3107643835734373557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/3107643835734373557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/mendukung-perangkat-lunak-sistem.html' title='Mendukung Perangkat Lunak Sistem'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-7816772912150841909</id><published>2008-11-27T16:47:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:35:17.044-08:00</updated><title type='text'>MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP DINAMIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN</title><content type='html'>Konfigurasi DinamisKomputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:1.Klik Start2.Klik Programs3.Klik Connect To4.Klik Show All Connections5.Klik kanan Local Area Connection6.Klik Properties7.Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)8.Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking9.Klik Obtain An IP Address Automatically10.Klik OKKonfigurasi ManualBeberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-7816772912150841909?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/7816772912150841909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=7816772912150841909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/7816772912150841909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/7816772912150841909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-dan-mengkonfigurasi-tcpip_27.html' title='MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP DINAMIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-7316713709298413360</id><published>2008-11-27T16:46:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:36:28.329-08:00</updated><title type='text'>MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP STATIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN</title><content type='html'>Memberikan IP Address secara statis pada suatu Komputer yang terhubung melalui kabel LAN/UTP dari sebuah routerBagaimanakah cara seting IP address secara statis pada komputer yang terhubung melalui kabel LAN?Jawabannya, berikanlah komputer sebuah IP Address statis, biarkanlah PC tersebut menggunakan IP address yang sama setiap saat. Konfigurasikan wireless computer secara otomatis untuk mendapatkan sebuah IP address yang akan membolehkan PC ini untuk mendapatkan sebuah IP address dari DHCP server. &lt;span class="fullpost"&gt;Sebagai pengganti masukkkan setingan IP secara manual, lakukan prosedur ini untuk memastikan komputer untuk mendapatkan setingan TCP/IP yang benar.Memberikan suatu komputer sebuah IP statis sangat berguna ketika:*Menseting layanan umum pada komputer anda (FTP servers, Web servers, dll.).*Komputer sangat sering diakses pada jaringan tersebut sehingga komputer tersebut mudah sekali memetakannyaUntuk memberikan IP address statis pada suatu komputer yang terhubung melalui kabel LAN, anda perlu melakukan lima tahap berikut ini:1.Hubungkan komputer tersebut satu sama lain2.Periksa bila komputer tersebut diset ke DHCP3.Periksa IP Address router4.Dapatkan DNS Servers dari Linksys Router tersebut5.Konfigurasikan IP Address secara statis pada Ethernet AdapterUntuk memulai memberikan suatu komputer sebuah IP address statis, ikutilah tahap-tahap di bawah ini.Menghubungkan Peralatan Satu Sama LainPastikan anda memiliki koneksi internet yang aktif, kemudian hubungkan modemnya ke port internet pada router dan komputer ke salah satu dari empat port Ethernet.Periksa bila komputer diset ke DHCPUntuk mengkonfigurasi komputer mendapatkan sebuah IP address secara otomatis, anda harus memeriksa TCP/IP properties dari Ethernet Adapter yang diinstal pada komputer tersebut.Periksa IP Address RouterUntuk menemukan IP address lokal router Linksys, anda harus memeriksa setingan IP komputer tersebut.Periksa DNS Server Dari Router LinksysUntuk memeriksa DNS server pada router Linksys, anda harus mengakses halaman setup berbasis web.Konfigurasi IP Address Statis pada Ethernet AdapterWindows 2000/XPTahap 1:Klik Start, kemudian Control Panel.Tahap 2:Ketika jendela Control Panel terbuka, double-click Network Connections.Tahap 3:Klik-kanan Local Area Connection, kemudian klik Properties.Tahap 4:Ketika jendela Local Area Connection Properties muncul, klik Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Properties.Tahap 5:Ganti pilihan dari Obtain an IP address automatically menjadi Use the following IP address dan isi seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan anda mempunyai Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (Default Gateway ini anda tulis di bawah belakangan)Ganti setingan Obtain DNS server address automatically ke Use the following DNS Server addresses pada jendela yang sama. Kemudian isilah dengan isian berikut ini:*Preferred DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)*Alternate DNS server: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan, bila ada dua DNS servers)Tahap 6:Klik OK kemudian OK atau Close.Windows 98/MEMemberikan IP address statis menggunakan Windows 98 atau ME:Tahap 1:Klik Start, kemudian Settings, kemudian Control Panel.Tahap 2:Double-klik Network kemudian pilih TCP/IP untuk Ethernet adapter pada PC tersebut. Segera setelah dipilih, klik Properties.Tahap 3:Ganti opsi dari Obtain Automatically ke Specify dan masukkan seperti berikut ini:CATATAN: Pastikan bahwa anda punya Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”Klik Gateway dan masukkan IP address lokal router ke dalam isian Default Gateway, lalu klik Add. Pada contoh ini kita gunakan 192.168.1.1 sebagai default gateway.NOTE: Gateway harus anda tulis dibawah belakangan.Tahap 5:Klik DNS Configuration, kemudian lanjutkan ke isian Host dan ketik tipe “computer,” lalu menuju ke isian DNS Server Search Order dan masukkan DNS Servers dari router tersebut, kemudian klik Add.CATATAN: DNS server harusnya gateway yang anda tulis terakhir.Tahap 6:Klik OK kemudian yang lainnya OK dan windows akan segera restart.Mac OSMemberikan IP address statis menggunakan Mac:Tahap 1:Klik menu Apple yang ada pada bagian sudut kanan atas layar, kemudian pilih System Preferences.CATATAN: Anda dapat menggunakan opsi lain untuk mengakses System Preferences.Tahap 2:Dibawah System Preferences klik Network.Tahap 3:Ketika layar Network tampil, lihat pada Location dan pilih Automatic kemudian dibawah Show pilih Built-in Ethernet.Tahap 4:Dibawah Configure IPv4 pilih Manually dan masukkan seperti berikut:CATATAN: Pastikan anda memiliki Default Gateway dan DNS servers.Pastikan IP Address yang akan anda berikan pada komputer sama 3 angka yang pertamanya seperti Default Gateway dan angka terakhir dapat diisi dengan angka antara 2 dan 99. Pada contoh ini, Default Gateway kita adalah 192.168.1.1, maka IP address-nya yang harus digunakan dimulai dengan 192.168.1. kemudian gantilah dengan angka apapun dari 2 hingga 99. Dalam contoh ini, IP address yang kita berikan adalah 192.168.1.50.CATATAN: Untuk setiap penambahan komputer yang akan diberikan sebuah IP address statis, pastikanlah komputer tersebut telah mendapatkan sebuah IP Address yang unik.*IP Address: “192.168.1.50”*Subnet Mask: “255.255.255.0”*Default Gateway: “192.168.1.1” (ini Default Gateway yang anda tulis di bawah belakangan)*DNS Servers: (ini DNS yang anda tulis di bawah belakangan)Tahap 5:Klik apply&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-7316713709298413360?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/7316713709298413360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=7316713709298413360' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/7316713709298413360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/7316713709298413360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/menginstalasi-dan-mengkonfigurasi-tcpip.html' title='MENGINSTALASI dan MENGKONFIGURASI TCP/IP STATIS pd WORKSTATION yg TERHUBUNG pd JARINGAN'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-6309320781191594712</id><published>2008-11-11T23:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T23:57:16.997-08:00</updated><title type='text'>antena kaleng</title><content type='html'>&lt;a name="7577706172843635333"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt; &lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG" title="Panduan Membuat Antena Kaleng"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/kaleng.JPG?w=162&amp;amp;h=249" alt="Panduan Membuat Antena Kaleng" height="249" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg" title="Antena sudah jadi"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/antena-sudah-jadi.jpg?w=271&amp;amp;h=249" alt="Antena sudah jadi" height="249" width="271" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin saya dan mas lilik suheri (UPT Team) sengaja membuat dokumentasi pembuatan antena kaleng. Tutorial ini sangat panjang dan tidak mungkin saya tuliskan di blog ini karena &lt;em&gt;bandwidth limited&lt;/em&gt; (bandwidth orang Indonesia). Tapi sebagai panduan sebelum Anda merencanakan membuat atau mendownload tutorial ini baca penjelasan berikut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; Pertama&lt;/strong&gt;, untuk dapat mendownload file ini Anda harus bergabung dulu di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan &lt;/a&gt;atau kalau tidak mau bergabung silakan cari di &lt;a href="http://dosen.amikom.ac.id/" title="Cari yang namanya Hari Sudibyo" target="_blank"&gt;AMIKOM&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, tetapkan tujuan di area mana Anda berada. Jika Anda berada di wilayah &lt;em&gt;Hot Spot Area&lt;/em&gt; yang tidak terproteksi untuk akses internetnya maka Anda sangat cocok untuk membaca tutorial ini dan mengimplementasikannya. Sangat cocok juga bagi mahasiswa yang di kampusnya menyediakan AP (&lt;em&gt;Access Point&lt;/em&gt;), dengan syarat jarak kos dan kampus tidak terlalu jauh. Cocok juga bagi Anda yang ingin mengekplorasi signal Wi-Fi yang ada di angkasa tempat Anda tinggal. Biasanya ada juga Wi-Fi yang aksesnya dibuka untuk umum (kalau Indonesia kelihatannya jarang ada yang seperti ini).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, belilah perangkat berikut di toko elektronik terdekat di kota Anda (kecuali WLAN &lt;em&gt;Card&lt;/em&gt;) untuk membuat antena kaleng.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Belilah kaleng yang mempunyai diameter 10 centimeter dan panjangnya 33 centimeter (lebih gpp, nanti bisa dipotong). Biasanya kaleng yang mempunyai diameter seperti ini adalah kaleng twister atau astor. Ingat belinya di supermarket jangan di toko komputer atau toko elektronik, harganya sekitar Rp. 11—14.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;WLAN Card jenis PCI untuk PC biasa (komputer jangkrik) merk bebas. Punya saya D-Link DWL G510 yang harganya dulu Rp. 380.000, sekarang kira-kira harganya Rp. 340.000 dengan merk terbaru DWL G520.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kabel RG 58 sepanjang 15 meter maksimal, lebih panjang dari itu tidak disarankan karena bisa memperlambat transfer data. Punya saya sendiri panjangnya 7 meter yang tadinya 13 meter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMA Connector (bukan anak SMA) harganya Rp. 11.000;-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;N Connector atau Socket TNC Segel Chasis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Plug TNC RG 58 CRMPG.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4 baut dan 4 mur (bukan &lt;a href="http://murniramli.wordpress.com/" target="_blank"&gt;murniramli&lt;/a&gt; lho), untuk lebih jelasnya silakan lihat nota pembelian dibawah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg" title="Nota pembelian"&gt;&lt;img src="http://alyauma.files.wordpress.com/2007/03/nota-pembelian.jpg?w=420&amp;amp;h=305" alt="Nota pembelian" height="305" width="420" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, Download tutorialnya di &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/sunatan"&gt;Yahoo Sunatan&lt;/a&gt; pada folder file.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Post &lt;/em&gt;ini ada karena banyak yang meminta kepada saya untuk menuliskan kembali artikel pembuatan antena kaleng seperti yang pernah saya tulis di blog lamaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga tulisan saya bermanfaat bagi yang memerlukan. Saya minta maaf jika metode penulisan, penggunaan bahasa, dan beberapa istilah yang saya gunakan kurang tepat karena minimnya pengetahuan saya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-6309320781191594712?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/6309320781191594712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=6309320781191594712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/6309320781191594712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/6309320781191594712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/antena-kaleng.html' title='antena kaleng'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-5051357583319793177</id><published>2008-11-11T23:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:39:27.721-08:00</updated><title type='text'>nirkabel</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Jaringan lokal nirkabel&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;WLAN&lt;/b&gt; adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-5051357583319793177?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/5051357583319793177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=5051357583319793177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/5051357583319793177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/5051357583319793177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/nirkabel.html' title='nirkabel'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-4653907768395115950</id><published>2008-11-11T23:51:00.001-08:00</published><updated>2008-11-27T23:40:46.165-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;WLAN NIRKABEL&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Sejarah" name="Sejarah"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;SEJARAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;WLAN diharapkan berlanjut menjadi sebuah bentuk penting dari sambungan di banyak area bisnis. Pasar diharapkan tumbuh sebagai manfaat dari WLAN diketahui. Frost &amp;amp; Sullivan mengestimasikan pasar WLAN akan menjadi 0,3 miiyar dollar AS dalam 1998 dan 1,6 milyar dollar di 2005. Sejauh ini WLAN sudah di-install in universitas-universitas, bandara-bandara, dan tempat umum besar lainnya. &lt;span class="fullpost"&gt;Penurunan biaya dari peralatan WLAN jugahas membawanya ke rumah-rumah. Namun, di Inggris UK biaya sangat tinggi dari penggunaan sambungan seperti itu di publik sejauh ini dibatasi untuk penggunaan di tempat tunggu kelas bisnis bandara, dll. Pasar masa depan yang luas diramalkan akan pulih, kantor perusahaan dan area pusat dari kota utama. Kota New York telah memulai sebuah pilot program untuk menyelimuti seluruh distrik kota dengan internet nirkabel. Perangkat WLAN aslinya sangat mahal yang hanya digunakan untuk alternatif LAN kabel di tempat dimana pengkabelan sangat sulit dilakukan atau tidak memungkinkan. Seperti tempat yang sudah dilindungi lama atau ruang kelas, meskipun jarak tertutup dari 802.11b (tipikalnya 30 kaki.) batas dari itu menggunakan untuk gedung kecil. Komponen WLAN sangat cukup mudah untuk digunakan di rumah, dengan banyak di set-up sehingga satu PC (PC orang tua, misalnya) dapat digunakan untuk share sambungan internet dengan seluruh anggota keluarga (pada saat yang sama tetap kontrol akses berada di PC orang tua). Pengembangan utama meliputi solusi spesifik industri and protokol proprietary, tetapi pada akhirn 1990-an digantikan dengan standar, versi jenis utama dari IEEE 802.11 (Wi-Fi) (lihat artikel terpisah) dan HomeRF (2 Mbit/s, disarankan untuk rumah, antahberantahdi Inggris ). Sebuah alternatif ATM-seperti teknologi standar 5 GHz, HIPERLAN, sejauh ini tidak berhasil di pasaran, dan dengan dirilisnya yang lebih cepat 54 Mbit/s 802.11a (5 GHz) dan standar 802.11g (2.4 GHz), hampir pasti tidak mungkin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Kekurangan" name="Kekurangan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Masalah kurangnya keamanan dari hubungan nirkabel telah menjadi topik perdebatan. Sistem keamanan yang digunakan oleh WLAN awalnya adalah &lt;a title="WEP" href="http://id.wikipedia.org/wiki/WEP"&gt;WEP&lt;/a&gt;, tetapi protokol ini hanya menyediakan keamanan yang minimum dikarenakan kekurangannya yang serius. Pilihan lainnya adalah &lt;a title="WPA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/WPA"&gt;WPA&lt;/a&gt;, &lt;a title="Transport Layer Security" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transport_Layer_Security"&gt;SSL&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" title="SSH (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=SSH&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;SSH&lt;/a&gt;, dan &lt;a title="Enkripsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi"&gt;enkripsi&lt;/a&gt; piranti lunak lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Keamanan" name="Keamanan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Keamanan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Pada jaringan kabel, satu dapat sering, pada beberapa derajat, akses tutup ke jaringan secara fisik. Jarak geografi dari jaringan nirkabel akan secara signifikan lebih besar lebih sering daripada kantor atau rumah yang dilingkupi; tetangga atau pelanggar arbritrary mungkin akan dapat mencium seluruh lalu lintas dan and mendapat akses non-otoritas sumber jaringan internal sebagaimana internet, secara mungkin mengirim spam or melakukan kegiatan illegal menggunakan IP address pemilik, jika keamanan tidak dibuat secara serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa advocate akan melihat seluruh titik akses tersedia secara terbuka available untuk umum, dengan dasar bahwa semua orang akan mendapat manfaat dari mendapat ketika berlalu lintas online.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Mode_dari_operation" name="Mode_dari_operation"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Mode dari operation&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Peer-to-peer atau mode ad-hoc Mode ini adalah metode dari perangkat nirkabel untuk secara langsung mengkomunikasikan dengan satu dan lainnya. Operasi di mode ad-hoc memolehkan perangkat nirkabel dengan jarak satu sama lain untuk melihat dan berkomunikasi dalam bentuk peer-to-peer tanpa melibatkan titik akses pusat. mesh Ini secara tipikal digunakan oleh dua PC untuk menghubungkan diri, sehingga yang lain dapat berbagi koneksi Internet sebagai contoh, sebagaimana untuk jaringan nirkabel. Jika kamu mempunyai pengukur kekuatan untuk sinyal masuk dari seluruh perangkat ad-hoc pegukur akan tidak dapat membaca kekuatan tersebut secara akuratr, dan dapat misleading, karena kekuatan berregistrasi ke sinyal terkuat, seperti computer terdekat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Titik_Akses_.2F_Klient" name="Titik_Akses_.2F_Klient"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Titik Akses / Klient&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Paling umum adalah titik akses melalui kabel ke internet, dan kemudian menghubungi klien nirkabel (tipikalnya laptops) memasuki Internet melalui titik akses. Hampir seluruh komputer dengan kartu nirkabel dan koneksi kabel ke internet dapat di-set up sebagai Titik Akses, tetapi sekarang ini satu dapat membeli kotak bersangkutan dengan murah. Kotak-kotak ini biasanya berbentuk seperti hub atau router dengan antena, jembatan jaringan nirkabel atau jaringan ethernet kabel. Administrasi dari titik akses (sepeti setting SSID, memasang enkrypsi, dll) biasanya digunakan melalui antarmuka web atau telnet. Jaringan rumah tipikalnya mempunyai sebuah akses stand-alone tersambung kabel misalnya melalui koneksi ADSL, sementara hotspots dan jaringan profesional (misalnya menyediakan tutup nirkabel dalam gedung perkantoran) tipikalnya akan mempunyai titik akses banyak, ditempatkan di titik strategis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Sistem_Distribusi_Nirkabel" name="Sistem_Distribusi_Nirkabel"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sistem Distribusi Nirkabel&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Ketika sulit mendapat titik terkabel, hal itu juga mungkin untuk memasang titik akses sebagai repeater.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a id="Stasiun_Pengamatan" name="Stasiun_Pengamatan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Stasiun Pengamatan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Beberapa kartu jaringan nirkabel dapat diset up untuk to memonitor sebuah jaringan dengan menghubungkan ke titik akses atau berkomunikasi sendiri. Hal ini dapat digunakan untuk membersihkan penciuman-activitas teks, atau to enkripsi crack.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-4653907768395115950?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/4653907768395115950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=4653907768395115950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4653907768395115950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4653907768395115950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/wlan-nirkabel-sejarah-wlan-diharapkan.html' title=''/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-4176590377039103638</id><published>2008-11-11T23:48:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T23:49:15.919-08:00</updated><title type='text'>langkah membuat wajan bolic</title><content type='html'>&lt;div class="post-body"&gt;  &lt;p&gt;A.) Langkah awal adalah mempersiapkan bahan.&lt;br /&gt; 1 buah Wajan penggorengan diameter 36* cm&lt;br /&gt; 1 batang Pipa paralon diameter 1” panjang +/- 50* cm&lt;br /&gt; 2 buah Tutup pipa paralon paralon diameter 1”&lt;br /&gt; 1 buahKlem Antenna&lt;br /&gt; 1 buahBesi siku untuk rangka Klem Antenna&lt;br /&gt; 2 buahBaut + Sekrup diameter 1 cm&lt;br /&gt; 1 buahKaleng Susu bekas + Tutup Plastik&lt;br /&gt; 1 buahUSB Wireless D-Link DWL-G120 + USB Cable&lt;br /&gt; 1 buahUTP Cable CAT 5E panjang maximum 20 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.) Mempersiapkan peralatan tukang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.) Melakukan perhitungan berdasarkan teori sebagai berikut:&lt;br /&gt;Untuk mencari jarak Fokus untuk Feeder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f = D^2 / (16*d)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="imgcenter"&gt;&lt;img alt="" src="http://files.myopera.com/m4m4n/blog/Cara%20mencari%20Jarak%20Fokus.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="post-footer-line post-footer-line-1"&gt; &lt;span class="post-author"&gt; Diposkan oleh t12z &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; di &lt;a class="timestamp-link" href="http://t12z.blogspot.com/2008/11/cara-membuat-wajan-bolic.html" title="permanent link"&gt;02:10&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-backlinks post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-icons"&gt; &lt;span class="item-control blog-admin pid-1846154915"&gt; &lt;a href="post-edit.g?blogID=6745125011643508239&amp;amp;postID=3419682717815969753" title="Edit Entri"&gt; &lt;span class="quick-edit-icon"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="post-edit.g?blogID=6745125011643508239&amp;amp;postID=3419682717815969753" title="Edit Entri"&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-4176590377039103638?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/4176590377039103638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=4176590377039103638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4176590377039103638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/4176590377039103638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/11/langkah-membuat-wajan-bolic.html' title='langkah membuat wajan bolic'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7936279411320344457.post-1053829096882238105</id><published>2008-02-11T18:17:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T23:42:51.247-08:00</updated><title type='text'>tips merawat komputer</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tips Merawat Komputer&lt;br /&gt;&lt;a title="PDF" onclick="window.open('http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=15','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" href="http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=15" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Print" onclick="window.open('http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=15&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=44','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" href="http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=15&amp;amp;pop=1&amp;amp;page=0&amp;amp;Itemid=44" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="E-mail" onclick="window.open('http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=emailform&amp;amp;id=15&amp;amp;itemid=44','win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no'); return false;" href="http://www.litbang.depkes.go.id/tik/index2.php?option=com_content&amp;amp;task=emailform&amp;amp;id=15&amp;amp;itemid=44" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;User Rating: / 0 PoorBest&lt;br /&gt;Written by Administrator&lt;br /&gt;Monday, 24 September 2007&lt;br /&gt;Saat berkerja seringkali terjadi hal-hal yang menjengkelkan yang terjadi dengan komputer yang kita pakai, dari mulai hang (bengong mendadak), lambat, dsb. Berikut tips merawat komputer:&lt;br /&gt;1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.&lt;span class="fullpost"&gt; Caranya klik menu Start &gt; Program &gt; Accesories &gt; System Tool &gt; Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start &gt; Control Panel &gt; Display &gt; klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer &gt; klik Recycle Bin &gt; klik File &gt; klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup, caranya Klik Start &gt; Program &gt; Accessories &gt; System Tool &gt; Disk Cleanup &gt; kemudian pilih drive yg mau dibersihkan &gt; setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.Tips: agar file yang akan kita delete tidak ditampung dahulu di Recycle Bin, tekan key “shift” sebelum delete.8. Jangan meletakkan Speacker Active, UPS atau stavolt terlalu dekat dengan monitor. Karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata, belang-belang atau goyang.9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.10. Bersihkan motherboard &amp;amp; periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7936279411320344457-1053829096882238105?l=idasusmiyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/feeds/1053829096882238105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7936279411320344457&amp;postID=1053829096882238105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/1053829096882238105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7936279411320344457/posts/default/1053829096882238105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://idasusmiyah.blogspot.com/2008/02/tips-merawat-komputer.html' title='tips merawat komputer'/><author><name>idasusmiyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03938580704571204716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
